PERMASALAN SERIKAT KERJA MASA KINI

Serikat pekerja merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Dalam kondisi hubungan industrial, keberadaan serikat pekerja sebagai organisasi pekerja, terkadang sering terjadi stigmatisasi terhadap kehadiran serikat pekerja di suatu perusahaan. Baik pihak perusahaan maupun dari pihak pekerja itu sendiri sering mempunyai asumsi negatif. Serikat pekerja dianggap sebagai sebuah organisasi pekerja yang sifatnya merongrong kelangsungan perusahaan, membuat kisruh dan menjadikan hubungan kerja antara pengusaha dan pekerja menjadi tidak kondusif. Stigma tersebut tentu saja dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai kehadiran suatu serikat pekerja di suatu perusahaan.

Pada dasarnya, serikat pekerja adalah organisasi pekerja yang bertujuan dan melindungi hak dan kepentingan pekerja dan berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Organisasi ini harus sah secara hukum yaitu dengan mendapatkan nomor bukti pencatatan dari pemerintah. Dari pengertian ini, dapat disimpulkan bahwa serikat pekerja mempunyai tujuan yang mulia, jauh dari stigma-stigma seperti tersebut diatas.

Dapat dimaklumi bahwa sering terjadi perbedaan pendapat yang sangat tajam antara pihak pengusaha dengan pihak serikat pekerja, karena pada dasarnya kedua pihak ini mencoba memperjuangkan tujuannya masing-masing. Pihak pengusaha berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan biaya yang sekecil-kecilnya, sedangkan pihak pekerja berusaha memperjuangkan agar kesejahteraan pekerja dan keluarganya semakin meningkat. Wajar apabila kemudian dalam suatu perundingan terjadi silang pendapat, tetapi apabila perbedaan ini disikapi dengan bijaksana, dimana kedua belah pihak mengedepankan sikap saling menghormati dan saling menghargai, maka seharusnya, dapat dicapai suatu solusi terbaik.

Disini peran pemerintah sebagai lembaga pengawas, harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, sehingga apabila permasalahan tersebut tidak dapat diselesaikan, maka pihak pemerintah, dalam hal ini sebagai mediator, dapat memberikan anjuran yang sebaik-baiknya berdasar atas keadilan dan peraturan yang mengaturnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s